ANALISIS DOMAIN PSIKOMOTOR SEBAGAI FAKTOR YANG RELEVAN DALAM MEMAHAMI KONSEP MATEMATIKA
ANALISIS DOMAIN
PSIKOMOTOR SEBAGAI FAKTOR YANG RELEVAN DALAM MEMAHAMI KONSEP MATEMATIKA
Dr. Rev. AC Egereonu
Abstrak
Makalah ini berfokus pada penilaian
Psikomotor yang relevan dengan pemahaman konsep matematika. Psikomotor
melibatkan semuanya gerakan apakah mikro atau makro, sedikit atau
mendalam. Dari ciptaan tindakan relevan untuk kelangsungan hidup baik
dalam mengajar, belajar, perang, politik, bertani, olahraga, seks atau
lainnya. Hukum dasar apa pun yang bersifat biologis, kelenjar atau
lingkungan melibatkan tindakan. Jadi, matematika dalam mengajar dan
belajar bahkan evaluasi tidak dapat bertahan tanpa psikomotor dan berlatih
menggunakan gadget di dalam atau di luar kaum homoseksual. Kedua psikomotor
dan matematika termasuk mata pelajaran yang berhubungan dengan matematika komplementer. Oleh
karena itu disarankan agar semua tingkatan pemerintahan dan institusi harus
dilibatkan dalam kebijakan dan praktek untuk mengimplementasikan matematika
dengan unsur-unsur psikomotor.
7.
Gerakan (Psikomotor) untuk Menyeimbangkan
Tiga Domain
Ada
kebutuhan untuk menyeimbangkan ketidakseimbangan antara tiga domain hasil
belajar. Di seluruh Nigeria, psikomotor muncul dalam tingkat yang lebih rendah
di sebagian besar sekolah kurikuler. Alasan dan faktor-faktor yang
bertanggung jawab bisa menjadi faktor ekstrinsik atau faktor-faktor asing
lainnya, tetapi faktanya tetap bahwa tes kognitif lebih umum. Jadi
psikomotor seharusnya diberikan “Penekanan yang layak adalah implementasi
kurikulum ”Mkpa (1984: 91).
Psikomotorik
adalah domain yang meliputi perilaku gerakan dan koordinasi jasmani,
keterampilan motorik dan kemampuan fisik seseorang. Keterampilan yang akan
berkembang jika sering dipraktekkan ini dapat diukur berdasarkan jarak,
kecapatan, teknik dan cara pelaksanaan. Dalam aspek psikomotorik terdapat tujuh
kategori mulai dari yang terendah hingga tertinggi :
·
Peniruan
Anak dapat mengamaati suatu gerakan
kemudian mulai melakukan respon dengan yang diamati beruoa gerakan meniru,
bentuk peniruan belum spesifik dan tidak sempurna.
·
Kesiapan
Pada tingkat ini,anak menampilkan sesuatu
hal menurut petunjuk yang diberikan dan tidak hanya meniru.
·
Respon terpimpin
Merupakan tahap awal dalam proses
pembelajaran gerakan kompleks yang meliputi imitasi, juga proses gerakan
percobaan. Keberhasilan dalam penampilan dicapai melalui latihan yang terus
menerus.
·
Mekanisme
Respon yang dipelajari sudah menjadi suatu
kebiasan dan gerakan bisa dilakukan dengan keyakinan serta ketepatan tertentu.
·
Respon tampak kompleks
Kecakapan gerakan didindikasikan dari
penampilan yang akurat dan terkoordinasi tinggi, namun dengan tenaga yang
minimal.
·
Adaptasi
Penguasaan motorik sudahmemasuki bagian
ddimana anak dapat memodifikasi dan menyesuaikan keterampilannya hingga dapat
berkembang dalam berbagai situasi berbeda.
·
Penciptaan
Proses belajar menghasilkan hal atau
gerakan baru dengan menekankan pada kreativitas berdasarkan kemampuan yang
telah berkembang pesat.
Pertanyaan :
Bagaimanakah
cara menyeimbangi domain kognitif, afektif, dan psikomotor ?


menurut saya cara menyeimbangi domain kognitif, afektif, dan psikomotoradalah dengan sering-sering melkukan latihan baik itu latihan soal yang mampu mengembangkan kemampuan ranah kognitif dan juga ranah psikomotor dan sering melakukan intropeksi diri untuk mengembangkan kemampuan ranah afektif. terima kasih
BalasHapusMenurut saya caranya adalah banyak melatih diri, untuk kognitif misalnya sering2 berlatih soal2,, untuk afektif misalnya sebagai guru kita sering2 memberi masukan positif kepada siswa, melakukan pendekatan untuk mengenal siswa sehingga dapat membantu peningkatan afektifnya,, untuk psikomotorik yaitu salah satunya banyak melatih gerak dan motivasi self efficacy siswa, sebab dengan motivasi tinggi maka psikomotorik siswa akan meningkat
BalasHapussependapat dengan teman-teman agar menyeimbangkan kognitif, afektif dan psikomotor dengan banyak melatih diri dalam menyelesaikan soal-soal latihan
BalasHapusuntuk menyeimbangkan segala aspek baik kognitif afektif psikomotor, maka guru dengan kreatif melakuakn penilaian dri segala aspek baik dia menyelesaikan soal, bagaimana sikap dia menyampaikan hasil jawaban dan bagaimana ketreampilannya dalam menjawab soal
BalasHapuscara menyeimbangi domain kognitif, afektif, dan psikomotor, maka guru harus tau batasan batasan dalam penyeimbangkan domain kognitif, afektif, dan psikomotor
BalasHapusSesuai dengna pendapat2 sebelum yakni menyeimbangkan kognitif, afektid dan psikomotor dengan berlaith soal apalagi dengna teman-teman karena lebih asyik jika kita mengerjakan secara bersama2
BalasHapuscara menyeimbangi domain kognitif, afektif, dan psikomotor , maka guru harus mengetahui cara dalam menyeimbangi aspek aspek tersebut
BalasHapusuntuk menyeimbangkan segala aspek baik kognitif afektif psikomotor, maka guru harus lebih kreatif memberikan latihan soal yang mengandung penilaian dari ketiga aspek tersebut.
BalasHapusadalah dengan mengkolaborasikan semua domain ke dalam pembelajaran secara menyeluruh dan terkait satu sama lain.
BalasHapus